Ragam Ukuran Container Pengiriman Barang yang Wajib Diketahui

Ragam Ukuran Container Pengiriman Barang yang Wajib Diketahui

Dalam proses pengiriman barang logistik yang sering dilakukan untuk kegiatan ekspor dan impor barang umumnya membutuhkan container atau peti kemas. Container digunakan dalam proses distribusi melalui jalur laut, udara, dan darat juga sebagai upaya keamanan barang yang akan dikirimkan. Lalu, bagaimana cara menentukan ukuran container yang pas untuk barang kiriman Anda?

Sebelum membahas standar ukuran container atau peti kemas ini, penting untuk memastikan pemahaman Anda mengenai container dalam kebutuhan logistik. Sebagai distributor barang, Anda butuh container untuk menjadi sarana yang dapat menampung jumlah banyak dan bisa digunakan untuk berpergian jauh. Container memberikan efektivitas dan efisiensi dalam distribusi juga pengangkutan barang.

5 Cara Memilih Jasa Importir yang Tepercaya dan Berkualitas

Sejarah Container

Penggunaan container dan standar ukurannya dicetuskan pada tahun 1956 oleh seorang pengusaha transportasi bernama Malcom McLean. Dalam sebuah pelayaran dari New York menuju Houston, USA, McLean dalam kapal kargonya memuat sebanyak 58 container.

Desain container yang pertama ini dibuat khusus untuk memudahkan mobilitas pengangkutan barang dari kapal, truk, atau kereta api. Container tidak mengharuskan barang kiriman dipindahkan satu per satu yang justru memakan waktu.

Ide yang dicetuskan McLean ini meringankan proses angkut muatan sehingga berbagai kendaraan dapat mengangkut dengan mudah, cepat, dan aman. Bermula dari terobosan McLean, inovasi desain, ukuran, bahkan jenis container semakin beragam bentuk dan bahannya.

Nah, setelah mengetahui sekilas sejarah container, berikut ini merupakan ragam standar ukuran dan jenis container yang dipakai oleh eksportir dan importir barang berdasarkan standar ISO (International Organization for Standardization)

Ragam Ukuran Container Pengiriman Barang yang Wajib Diketahui

Standar Ukuran Container

Ukuran kontainer yang digunakan untuk mengangkut dan mengirimkan kargo tersedia dengan berbagai ukuran, namun secara umum yang sering dipakai yaitu:

  • 20′ (20 feet) dengan kapasitas angkut kurang lebih berada di angka 33 CBM dan 20 ton
  • 40′ (40 feet) dengan kapasitas angkut kurang lebih di angka 60 CBM dan 27 ton
  • 40′ High Cube (40 feet HC) dengan kapasitas angkut kurang lebih 76 CBM dan 29 ton
  • 45′ High Cube (45 feet HC) dengan kapasitas angkut kurang lebih 86 CBM dan 30 ton

Jenis Container

Setelah mengenal beberapa ukuran container yang umum digunakan, berikut ini jenis container untuk kebutuhan penanganan barang kiriman yang berbeda beserta ukuran yang tersedia pada masing-masing jenisnya.

Container Dry Storage

Jenis ini dikenal juga dengan sebutan general purpose container yang paling serbaguna dan umum digunakan. Container ini bersifat kedap udara dengan 1 akses pintu penutup yang rapat dan tidak tersedia pendingin maupun ventilasi udara. Ukuran yang tersedia pada jenis container ini 10-20 feet hingga High Cube 40-45 feet.

Jenis ini dapat bertahan di segala cuaca karena atap, dinding, dan lantai yang kokoh. Digunakan untuk jenis kargo normal maupun kargo dengan curah cair atau kering karena container ini beradaptasi seperti liner bags dan flexitank.

Container Flat Rack

Jenis ini digunakan untuk mengirimkan barang bermuatan besar dan berat seperti mesin, kendaraan, atau bahan konstruksi. Bentuk container dengan sisi yang dapat dilipat dan tidak terdapat atap memudahkan untuk memuat cargo dari sisi atas maupun sisi samping.

Biasanya digunakan untuk barang dengan ukuran tinggi lebih dari 20-40 feet container. Dengan bentuk flat rack yang unik tanpa sisi atas ini perawatan muatan pun perlu lebih maksimal. Tentunya untuk mencegah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan kerusakan, maka kargo perlu diamankan berada tepat di posisi tanpa bergeser sedikit pun.

Container Open Top Storage

Sisi atas atau atap dari container ini bersifat konvertibel yang bisa dilepas dan tidak digunakan. Kargo yang menggunakan container ini biasanya tinggi dan perlu adanya penanganan yang ekstra. Misalnya muatan tersebut harus diangkat dengan crane. Terlebih barang tersebut tidak dapat masuk ke container high cube. Ukuran container ini tersedia dari 20-40 feet. Perbedaan open top dengan flat rack adalah jenis ini memiliki dinding untuk melindungi kedua sisi samping barang.

Container Open Side Storage

Bentuk container ini sama dengan dry storage hanya saja sisi yang lebar pada container ini dapat dibuka menjadi pintu. Open side memberikan kemudahan karena ruang untuk memasang dan membongkar muatan lebih luas. Tersedia dalam ukuran 20 feet hingga 40 feet dengan ruang yang cukup.

Container Ventilated

Sejumlah barang kiriman beberapa memerlukan sirkulasi udara. Jenis container ini cocok untuk barang tersebut karena memiliki bukaan ventilasi lateral. Barang yang biasanya memerlukan container ini seperti biji kopi atau barang yang membutuhkan suhu dan kondisi yang sesuai untuk meminimalisir udara panas dan mencegah kelembaban. Ukuran container yang tersedia hanya berukuran 20 feet.

Container Refrigerated

Jenis container ini memenuhi kebutuhan Anda apabila barang kiriman membutuhkan alat pendingin dengan suhu yang dapat dikontrol. Refrigerated ISO container memiliki keunggulan eksklusif untuk mencegah barang yang mudah membusuk, misalnya sayuran, buah, dan lainnya. Kontainer ini tersedia dengan ukuran 20 feet hingga 40 feet dan dibentuk dengan baja “corten steel”.

Container Tank

Barang kiriman yang memiliki unsur gas, cairan, maupun zat berbahaya cocok untuk menggunakan jenis container ini. Berbahan baja kuat anti korosif, container ini melindungi isi container dan bersifat mengawetkan. Untuk mencegah adanya risiko berbahaya akibat cairan atau gas di dalamnya, container ini harus terisi 80% dan tidak lebih dari 95%. Terdapat persyaratan yang perlu diperhatikan untuk menggunakan container ini termasuk penandaan zat berbahaya dan memisahkan dengan transportasi yang mengangkut makanan.

Half Container

Memiliki ukuran yang setengah lebih kecil dari container pada umumnya, jenis ini berguna untuk membawa muatan batu bara, pasir, dan bahan untuk industri pertambangan. Hal ini guna memudahkan untuk memuat dan membongkar muatan berat dan padat tersebut. Dengan bentuknya yang lebih pendek, gaya gravitasi nya pun rendah dan baik untuk menahan beban muatan.

Car Carrier

Container yang khusus dirancang untuk mengangkut mobil atau kendaraan yang dikirim dengan jarak jauh. Desain container ini pun dibuat dengan fleksibel dan dapat dilipat untuk memudahkan mobil masuk dan keluar. Tentunya risiko pergerakan saat dalam perjalanan pun dapat diminimalisir agar aman dan tidak merusak.

Special Purpose Container

Jenis terakhir ini digunakan untuk tujuan khusus yang menangani pengiriman senjata maupun barang berharga lainya. Spesifikasi nya pun dirancang dengan keamanan yang tinggi dan berbeda dengan container pada umumnya.

Demikian penjelasan mengenai standar ukuran container dan jenis-jenisnya yang sering digunakan dalam mengelola bisnis logistik. Jasa pengiriman ini membantu bisnis Anda mengirimkan barang untuk jarak tempuh jauh dengan jaminan keamanan yang tinggi.

Hubungi jasa pengiriman yang terpercaya agar Anda bisa mendapatkan container yang pas dengan kebutuhan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.