5 Alasan Indonesia Melakukan Impor Barang dan Manfaatnya

5 Alasan Indonesia Melakukan Impor Barang dan Manfaatnya

Sebagai warga Indonesia, kita mesti bangga dengan kualitas sumber daya yang tersedia di negeri ini. Dengan keanekaragaman yang ada, Indonesia dapat menghasilkan banyak produk bermutu yang dapat meningkatkan pendapatan negara. Namun, tahukah Anda dengan kekayaan tersebut, mengapa Indonesia masih saja melakukan impor barang?

Pengertian FOB dan Segala Hal dalam Perdagangan Internasional yang Wajib Diketahui

Apa Arti Impor?

Istilah impor sendiri sudah tidak asing lagi terkait perdagangan internasional. Impor adalah kegiatan memasukkan beberapa barang atau komoditas dari luar negeri yang tidak dapat diproduksi dalam negeri. Selain komoditi, impor juga bisa berbentuk jasa seperti asuransi, transportasi, maupun tenaga asing.

Dalam dunia bisnis, banyak orang memulai dengan bisnis impor barang. Mereka membeli barang ataupun jasa dari negara lain kemudian dipasarkan di dalam negeri. Impor barang dipercaya menguntungkan karena sering kali hasil produknya berkualitas tinggi namun harga yang dikenakan cukup terjangkau.

Tujuan Impor Barang

Kegiatan impor dilakukan apabila suatu negara tidak dapat menghasilkan atau memproduksi produk tersebut yang mengharuskannya membeli ke negara lain. Misalnya, barang impor Indonesia yang saat ini banyak didapat dari luar yaitu mesin dan peralatan mekanisasi, mesin perlengkapan elektrik, barang plastik, kendaraan, besi dan baja, bahan kimia organik dan produk kimia, dan bahan bakar mineral.

Umumnya, suatu negara atau masyarakat negara tersebut melakukan impor tentunya dengan berbagai alasan, di antaranya:

  • Ketersediaan sumber daya yang tidak memadai dan tidak dapat diproduksi dalam negeri, padahal komoditas tersebut merupakan kebutuhan penting.
  • Kualitas atau mutu barang impor sering kali lebih bagus dan inovatif, sehingga negara lain tertarik untuk mendistribusikannya di dalam negeri.
  • Ada lebih banyak keberagaman jenis yang dapat diperoleh apabila melakukan impor barang.
  • Harga barang impor kebanyakan jauh lebih terjangkau yang jika di distribusikan di dalam negeri akan menuai keuntungan yang besar.
  • Suplai barang impor dilakukan karena jumlah produksi barang dalam negeri tidak memenuhi kebutuhan masyarakatnya.
5 Alasan Indonesia Melakukan Impor Barang dan Manfaatnya

Manfaat Impor Barang bagi Indonesia

Melakukan impor barang dari negara lain mungkin terlihat tidak menguntungkan bagi negara yang mengimpor karena akan meningkatkan biaya pengeluaran. Namun, impor barang memiliki manfaat yang menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Apa saja manfaatnya?

Negara yang mengimpor akan mendapatkan barang yang belum atau tidak diproduksi di dalam negeri. Dengan begitu, kebutuhan negara akan produk tersebut terpenuhi.

Hal ini terjadi juga terjadi pada Indonesia. Misalnya saja ketika Indonesia tidak dapat memproduksi gandum. Padahal gandum merupakan bahan penting dalam pengolahan tepung terigu, yang sering digunakan untuk adonan mi, roti, dan beragam bahan dan makanan lain. Hal ini menyebabkan Indonesia mau tak mau mengimpor gandum dari negara penghasil gandum, seperti Australia, Kanada, Amerika Serikat, Argentina, dan lainnya.

Selain memenuhi kebutuuhan, kegiatan ekspor dan impor juga dapat bermanfaat untuk kmembangun relasi dengan negara lain. Transaksi yang dilakukan saat berlangsung proses impor akan mengeratkan hubungan baik kedua negara tersebut. Dengan begitu, kerja sama akan terus terjalin dalam waktu jangka panjang.

Alasan Indonesia Melakukan Impor Barang

Namun, pertanyaannya, mengapa harga produk impor bisa lebih murah atau terjangkau dibandingkan produk lokal?

Penyebabnya adalah sistem distribusi dalam negeri saat ini belum cukup bagus sehingga diperlukan biaya yang lebih banyak. Ditambah dengan penggunaan peralatan pabrik yang masih kurang efisien. Jad, tidak heran mengapa saat ini Indonesia masih mengimpor barang.

Kualitas produk impor pun menjadi alasan mengapa masyarakat lebih tertarik menggunakan barang impor. Siapa sih yang tidak tergerak dengan barang berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau? Impor barang dapat membangkitkan produktivitas bisnis dan kenaikan ekonomi masyarakat. Namun, di sinilah perlunya pembatasan terhadap aktivitas impor barang untuk melindungi produsen dalam negeri.

Mayoritas negara di berbagai belahan dunia melakukan ekspor impor barang. Tentunya dengan melihat dari kebutuhan negara masing-masing. Namun, aktivitas perdagangan internasional ini pasti terjadi dan akan terus terjad demi menunjang kemajuan negara.

Komoditi atau produk barang maupun jasa menjadi komponen inti dari transaksi ekspor dan impor. Jenis barang yang diekspor harus ada keunggulan agar negara lain tertarik untuk mengimpornya. Setidaknya ada 3 faktor yang dapat mempengaruhi keunggulan komoditas, yaitu:

Pengertian Cargo dan Jenis Pengiriman Cargo yang Perlu Diketahui

Faktor Alam

Setiap negara memiliki kondisi geografis yang berbeda-beda dan hal ini menjadi faktor yang sangat memengaruhi kualitas komoditas di negara tersebut.

Misal di Indonesia yang notabene merupakan negara dengan iklim tropis. Salah satu contoh produk andalan untuk diimpor oleh negara lain adalah karet, yang sangat berlimpah dan berkualitas baik.

Faktor Biaya Produksi

Biaya produksi juga dapat memengaruhi hasil komoditas, dan akhirnya berefek pada harga suatu barang. Semakin rendah biaya produksi, barang atau komoditas pun akan semakin murah.

Hal ini dapat menjadi keunggulan komoditas ekspor dan impor.

Faktor Teknologi

Proses produksi atau pembuatan komoditas yang menggunakan teknologi yang canggih akan berpengaruh terhadap tingginya kualitas produk.

Demikian penjelasan terkait alasan mengapa Indonesia melakukan impor barang, dan penjelasan lain mengenai ekspor dan impor barang. Kegiatan perdagangan internasional ini perlu dilakukan dengan seimbang agar perekonomian negara stabil. Dengan begitu, diperlukan perencanaan pendanaan atau budget agar biaya yang dikeluarkan dan pemasukan dapat terarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.